Sebaran Museum di Yogyakarta Anggota Barahmus (Badan Musyawarah Musea)

Barahmus (Badan Musyawarah Musea) Daerah Istimewa Yogyakarta adalah sebuah organisasi sosial nirlaba (tidak mencari keuntungan) yang bergerak di bidang permuseuman. Organisasi ini mulai bulan Mei 2007 berkantor di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Jln. Jend. A. Yani No. 6 Yogyakarta Telp. (0274) 586934, Fax. 510996 yang merupakan wadah museum-museum negeri dan swasta di wilayah Yogyakarta.

Berikut ini adalah anggota Barahmus DIY secara singkat :

PENDIDIKAN & ILMU PENGETAHUAN

1.  Museum RS MATA dr.YAP  

Museum yang terletak di Jalan Cik Di Tiro  No. 5 ini diresmikan tahun

1997 oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sebagian besar koleksi berhubungan dengan peralatan kedokteran bagian mata, peralatan rumah tangga, foto, lukisan, buku, benda elektronik yang  berjumlah lebih dari 900 buah. Fasilitas yang ada di museum ini antara lain : RS Mata “ Dr.Yap “, musholla, tempat parkir , perpustakaan umum, kantin, wartel, dan toilet. Telepon yang dapat  diakses adalah (0274) 547448, 550380, dan 562054 jam buka museum Selasa s.d Minggu 08.30-13.00 WIB.

Museum Mata Dr. Yap
Museum Mata Dr. Yap

 2.  Museum Kayu Wanagama  

Museum ini diresmikan pada tanggal 8 Agustus 1998 oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Menteri Kehutanan RI, Ir. Muslimin Nasution.

Koleksi museum antara lain : Meja lurah dari Jepara, Arca Gupolo dari kayu sengon, meja dan kursi  mantan Menteri Kehutanan RI Ir. Sudjarwo, gebyok kayu jati  berukir khas Jepara, fosil kayu jati yang berumur ratusan tahun, serta aneka macam barang kerajinan kayu dari berbagai daerah di Indonesia. Fasilitas yang mendukung museum : warung makan khas Wanagama, pasar seni, Agroforesty, berbagai jenis pertamanan percobaan ( jati monfori, nangka, perupuk, acacia, dan lain-lain), Camping Ground (areal perkemahan), kelas 4 ruang, asrama, dan gedung serba guna. Telepon yang  dapat diakses adalah (0274) 545639 jam buka museum Senin s.d Minggu 08.00 s.d 17.00 WIB.

 3.   Museum Geoteknologi Mineral

 Museum yang terletak di Jalan Babarsari 2 Tambakbayan Yogyakarta ini diresmikan pada tanggal 17 Februari 1988 oleh Menhankam RI Jenderal ( Purn ) Poniman. Sesuai dengan namanya, museum di bawah naungan Universitas Pembangunan Nasional Yogyakarta ini secara keseluruhan memiliki koleksi yang berjumlah sekitar 1.252 buah yang didominasi oleh jenis batuan. Koleksi tertua adalah replika fosil trilobit tetracoral crinoid berumur 570-230 juta tahun yang lalu. Sementara koleksi unggulan adalah berupa fosil kepala gajah purba (Maestodon SP ) yang diperkirakan hidup pada masa prasejarah / masa pleistosen di atas (3 juta tahun yang lalu ). Museum ini juga dilengkapi dengan fasilitas seperti : ruang audio visual, musholla, tempat parkir, dan toilet. Telepon yang dapat diakses adalah (0274) 486991 jam buka museum Senin s.d Jum’at 08.30-14.30 WIB

Museum Geoteknologi Mineral UPN
Museum Geoteknologi Mineral UPN

 4.   Museum Dewantara Kirti Griya

Museum Dewantara Kirti Griya didirikan atas permintaan Ki Hadjar Dewantara, terletak di Jalan Tamansiswa 31 Yogyakarta, museum diresmikan tanggal 2 Mei 1970. Museum ini banyak mengoleksi benda peninggalan Ki Hadjar Dewantara. Koleksi keseluruhan sekitar 3.000 buah yang meliputi : perabot rumah tangga, naskah, foto, koran, buku, majalah, dan surat-surat. Koleksi termuda berupa syair tahun 2003 karya Koh Hwat seorang keturunan Tionghoa. Museum ini dilengkapi dengan fasilitas antara lain : pendopo, auditorium, perpustakaan, tempat parkir, toilet dan mushola. Telepon yang dapat diakses adalah : (0274) 389208. Jam buka museum : hari Selasa s.d Kamis 08.00-13.30, Jum’at 08.00-11.00 dan Sabtu 08.00-13.00 WIB.

Museum Dewantara Kirti Griya
Museum Dewantara Kirti Griya

 5.  Museum Biologi UGM

Museum Biologi Universitas Gadjah Mada terletak di Jalan Sultan Agung  No. 22 Yogyakarta. Museum Biologi diresmikan pada tanggal 20 September 1968 oleh Rektor Universitas Gadjah Mada Prof. Drg. R.G. Indrayana, dan Drs. Anthon Sukahar selaku ketua team pelaksana dan mulai dibuka untuk umum sejak tanggal 1 Januari 1970. Koleksi museum sebanyak ± 3.752 buah dalam bentuk awetan kering, awetan basah, kerangka dan fosil. Jenis koleksinya berupa koleksi binatang dan koleksi tumbuhan. Koleksi-koleksi ini berasal dari dalam negeri maupun luar negeri dan merupakan sumbangan dari berbagai pihak. Telepon yang dapat diakses adalah : (0274) 384113 jam buka museum : hari Senin s.d Minggu 07.30-14.00 WIB

Museum Biologi UGM
Museum Biologi UGM

BUDAYA & KESENIAN

1.  Museum Seni Lukis Kontemporer NYOMAN GUNARSA

Museum ini diresmikan pada tanggal 31 Maret 1987. koleksi museum berupa lukisan pribadi Nyoman Gunarsa yang dikumpulkan dari berbagai pelukis yang mampu untuk mewakili waktu dari karya lukis itu dibuat. Koleksi yang terkumpul kurang lebih 500 karya lukis. Saat ini Nyoman Gunarsa sedang mengembangkan museumnya di Klungkung, Bali. Telepon yang dapat diakses adalah (0274) 564330 jam buka museum Selasa s.d Minggu  08.00-16.00 WIB.

Museum I Nyoman Gunarsa
Museum I Nyoman Gunarsa

 2.  Museum Rumah Budaya Jawa Tembi

 Museum ini diresmikan pada bulan November 1999 bersamaan dengan peluncuran buku Ensiklopedi Kebudayaan Jawa. Museum ini memiliki koleksi sebanyak 1.200 buah yang terdiri dari siklus hidup dan peralatan tradisional masyarakat seperti : pertanian, perikanan, dolanan anak, rumah tangga, senjata, foto, gamelan, wayang, vcd pertunjukan tradisional, buku, majalah, dan naskah. Museum ini dilengkapi dengan pendopo, seperangkat gamelan slendro pelog, tempat parkir, galeri, musholla, dan perpustakaan. Telepon yang dapat diakses adalah (0274) 368001,368000 jam buka museum Senin s.d Jum’at 09.00-16.00 Sabtu dan Minggu 09.00-15.00 WIB.

Rumah Budaya Tembi
Rumah Budaya Tembi

 3.  Museum Wayang Kekayon

Museum yang terletak di Jalan Jogjakarta – Wonosari Km 7 No. 277 Banguntapan, Bantul ini diresmikan pada tanggal 5 Januari 1991 oleh KGPAA Paku Alam VIII. Museum Kekayon memilki koleksi sebanyak 5.464 buah, koleksi tertua berupa wayang golek thengul berusia 250 tahun asal dari Jepara. Koleksi terbanyak berupa wayang kulit berjumlah 2.593 buah. Sementara koleksi unggulan berupa wayang purwa tokoh Kurawa yang tebuat dari kulit kebau. Museum ini memiliki fasilitas seperti : pendopo, ruang pertemuan, tempat parkir, toilet dan cinderamata. Telepon yang dapat diakses adalah (0274) 379058, HP.0811255151 jam buka museum Selasa s.d Minggu 08.30-14.30 WIB.

Museum Wayang Kekayon
Museum Wayang Kekayon

 4.  Ullen Sentalu

Museum Ullen Sentalu diresmikan pada tanggal 1 Maret 1997 oleh salah satu Raja Mataram yaitu KGPAA Paku Alam VIII yang juga sebagai pejabat Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta pada saat itu. Museum yang terletak di Boyong, Kaliurang, Sleman ini didirikan di lereng Gunung Merapi dengan perpaduan bangunan arsitektur filosofi Jawa dan Belanda. Koleksi  Museum Ullen Sentalu berupa berbagai macam kain batik motif kuno, lukisan-lukisan, dan foto-foto keluarga raja-raja Kasultanan Surakarta maupun Yogyakarta. Fasilitas lain yang mendukung museum diantaranya : taman, art shop, gallery, restaurant, pemandu.  Telepon yang dapat diakses adalah (0274) 880158, 895161, Fax. (0274) 881734 jam buka museum Selasa s.d Minggu 09.00-15.30 WIB hari libur Nasional museum tetap buka.

Ullen Sentalu
Ullen Sentalu

 5.  Museum Sonobudoyo Unit II Dalem Condrokiranan

Museum Sonobudoyo Unit II berada di di Jln. Wijilan Dalem Condrokiranan Yogyakarta diresmikan tanggal 28 Oktober 1998 oleh Gubernur Kepala Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X. Museum ini merupakan perluasan ruang pameran museum Sonobudoyo yang terletak di Jalan Trikora Nomor 6 Yogyakarta. Wujud koleksi Museum Sonobudoyo Unit II Dalem Condrokiranan merupakan visualisasi etnografi Daerah Istimewa Yogyakarta. Fasilitas lain yang mendukung Museum diantaranya : gedung pertemuan, mushola, dan tempat parkir. Telepon yang dapat diakses adalah (0274) 373617 jam buka museum Selasa s.d Kamis 08.00-14.00, Jum’at 08.00-11.00 Sabtu dan Minggu 08.00-12.30 WIB.

 6.  Bebadan Museum Puro Pakualaman

Museum Puro Paku Alaman menempati tiga ruangan di dalam Kompleks Puro Pakualaman di bagian sayap muka sebelah timur. Untuk menuju museum melewati pintu gerbang yang disebut Regol Wiwara Kusuma. Pada bagian atasnya berhiaskan lambang mahkota Praja Paku Alaman, lunglungan tanaman dan angka tahun pembuatannya tanggal 7 Agustus 1884 pada pemerintahan Sri Paku Alam V. Koleksi museum Puro Paku Alaman terdiri dari benda-benda bersejarah berupa peralatan perang, peralatan upacara, peralatan masak, kereta-kereta yang pernah digunakan oleh penguasa Puro Paku Alaman, dan naskah-naskah kuno yang ditata di dalam 3 ruang pameran tetap.

Telepon yang dapat diakses adalah (0274) 562161 jam buka museum Selasa dan Kamis 09.30-13.30, Minggu 09.30-13.30 WIB untuk rombongan dapat dilayani hari apapun dengan surat pemberitahuan dulu.

Museum Puro Pakualaman
Museum Puro Pakualaman

 7.  Bebadan Museum Keraton Yogyakarta

 Bebadan Museum Keraton Yogyakarta terletak di kompleks Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, didirikan oleh Almarhum Sri Sultan Hamengku Buwono IX.Benda-benda peninggalan sejarah keraton disimpan pada beberapa museum yang berada di dalam lingkungan keraton. Museum-museum yang dimaksud adalah  Museum Tandu, Museum Cangkir, Museum Hamengku Buwono IX, Museum Lukisan, Museum Foto, Museum Kristal, dan Museum Kereta. Fasilitas yang mendukung antara lain : pementasan seni budaya, tempat ibadah (masjid), pemandu wisata domestik atau wisatawan asing yang mahir dalam bahasa Cina, Inggris, Jerman, Italy, Perancis, Belanda, Jepang, dll. Telepon yang dapat diakses adalah (0274) 378307 jam buka museum : hari Sabtu s.d Kamis  08.30-14.00  Jum’at 08.30-13.00, pada hari-hari upacara adat tradisi keraton Yogyakarta museum tutup.

Kraton Yogyakarta
Kraton Yogyakarta

 8.  Museum Negeri Propinsi DIY Sonobudoyo

Museum ini terletak di Jalan Trikora No. 6 Yogyakarta, berseberangan dengan Alun-alun Utara Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Bangunan gedung museum yang dibangun di atas tanah seluas 7.867 m² ini diresmikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono VIII pada tanggal 6 Nopember 1866 Jawa atau 1935 Masehi.

Di dalamnya terdapat koleksi museum yang berjumlah ± 43.263 buah. Museum ini memiliki koleksi benda seni jawa terbaik di Indonesia diantaranya wayang kulit kuno, topeng, keris dan batik juga dilengkapi instrument gamelan serta sejumlah ukiran kayu. Fasilitas yang mendukung antara lain perpustakaan, gedung pertemuan, mushola, pagelaran wayang kulit durasi singkat setiap malam, tempat parkir kendaraan dan toilet. Nomor telepon / fax yang dapat diakses adalah (0274) 385664 jam buka museum : hari Selasa s.d Kamis 08.00-14.00 Jum’at 08.00-11.30, Sabtu dan Minggu 08.00-12.30 WIB.

Museum Negeri Sonobudoyo
Museum Negeri Sonobudoyo

 9.  Museum Lukis Affandi

Museum yang terletak di Jalan Laksda Adisucipto 167 ini memiliki 3 gedung ruang pameran. Affandi yang mendapat julukan “Pelukis Maestro” tingkat dunia mempunyai koleksi sebagian besar berupa lukisan kertas, cat air, pastel, dan cat minyak sejumlah sekitar 300 buah. Koleksi lain Museum Affandi adalah mobil sedan Mitsubishi Gallant tahun 1975, sepeda Reliegh tahun 1975, lukisan keluarga milik Maryati, Kartika, Rukmini, Juki Affandi, dan sebagainya.  Museum Affandi memiliki beberapa fasilitas antara lain : galeri, sanggar, kolam renang, kafe, perpustakaan, toko souvenir, tempat parkir, dan toilet. Telepon yang bisa diakses adalah (0274) 562593 jam buka museum Senin s.d Sabtu 09.00-16.00 WIB Rombongan dilayani hari apapun dengan pemberitahuan lebih dulu.

Museum Lukis Affandi
Museum Lukis Affandi

 10.  Museum Batik Yogyakarta

Museum yang terletak di Jalan Dr. Sutomo No. 13 Yogyakarta ini didirikan pada tanggal 12 Mei 1977. koleksi yang dimiliki beranekaragam kain batik berupa kain panjang, sarung, selendang, tokwi / taplak tutup meja sesaji dan sebagainya. Di samping itu ada bermacam-macam peralatan membatik. Koleksi tertua dari museum ini berupa kain batik yang diproduksi pada tahun 1780 setiap hari di museum ini juga masih aktif memproduksi kain batik tulis yang dipasarkan untuk umum maupun pesanan khusus dari lembaga maupun perorangan telepon yang dapat diakses adalah (0274) 562338 jam buka museum Senin s.d Minggu 09.00-15.00 WIB.

Museum Batik Yogyakarta
Museum Batik Yogyakarta

SEJARAH PERJUANGAN

1.  Museum Pusat TNI AD Dharma Wiratama

Museum pusat TNI AD ini terletak di Jalan Jenderal Sudirman No. 75 Yogyakarta. Perintisan Museum Pusat Angkatan Darat Dharma Wiratama dilakukan oleh Disejarah AD pada tahun 1956. Saat itu masih bernama SMAD ( Sejarah Militer Angkatan Darat) yang diharapkan dapat menampung benda-benda koleksi perjuangan TNI-AD.  Benda koleksi Museum Pusat TNI AD berjumlah 4.236 buah, koleksinya berupa kendaraan tempur, roket, torpedo, senjata laras panjang dan pendek, uniform, lambang-lambang, tanda jasa, dll  yang dipamerkan dalam 20 ruangan.

Fasilitas yang mendukung Museum antara lain : mushola, tempat parkir, aula, dan toilet. Telepon yang dapat diakses adalah (0274) 561417 jam buka museum Senin s.d Jum’at 08.00-14.00 WIB Sabtu,Minggu melayani kunjungan rombongan dengan pemberitahuan terlebih dahulu kepada Pihak Museum Pusat TNI Angkatan Darat Dharma Wiratama.

Museum Pusat TNI AD Dharma Wiratama
Museum Pusat TNI AD Dharma Wiratama

 2.  Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala

 Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Museum ini diresmikan sebagai Museum Pusat TNI AU “Dirgantara Mandala” pada tanggal 29 Juli 1978. tahun 1984 museum dipindahkan ke Wonocatur, tepatnya ke sebuah gedung bekas pabrik gula yang dibangun semasa penjajahan Belanda. Memasuki usia yang ke-35, Museum Pusat TNI AU “Dirgantara Mandala” telah memiliki koleksi sejumlah 10.000 buah, 36 pesawat terbang, 1.000 foto, 28 diorama, lukisan-lukisan, tanda kehormatan, pakaian dinas, dan sejumlah koleksi buku yang disimpan di perpustakaan.

Koleksi master piece adalah replica Pesawat Dakota VT-CLA milik perusahaan penerbangan India yang ditembak jatuh di daerah Ngotho, Bantul oleh Belanda ketika hendak mendarat di Maguwo Yogyakarta. Museum ini juga dilengkapi fasilitas antara lain : perpustakaan, auditorium, tempat parkir, musholla, dan toilet. Telepon yang bisa diakses adalah : (0274) 484453 jam buka museum Senin s.d Minggu 08.30-15.00 WIB.

Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala
Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala

 3.  Museum Monumen Yogya Kembali

Monumen Yogya Kembali berada di Jangkang Sariharjo, Ngaglik, Sleman diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 6 Juli 1989 dengan penandatanganan prasasti. Bangunan Monumen Yogya Kembali didirikan di atas lahan seluas 49.920 m². Koleksi Museum Monumen Yogya Kembali berupa benda-benda realia, replika, foto, lambang-lambang, berbagai jenis senjata, dan lain-lain. Fasilitas pendukungnya antara lain : ruang pengelola atau ruang bagian umum lengkap dengan ruang informasi, perpustakaan, ruang serba guna, ruang souvenir, taman bermain anak-anak, ruang kesehatan, musholla, dan ruang rias. Telepon yang dapat diakses adalah (0274) 868225 Jam buka  Selasa s.d Minggu 08.90-16.00 WIB

Museum Monumen Jogja Kembali (Monjali)
Museum Monumen Jogja Kembali (Monjali)

 4.  Museum Perjuangan Yogyakarta  

Museum yang terletak di Jalan Kol. Sugiyono 24 Yogyakarta ini diresmikan pada tahun 1961 oleh Sri Paku Alam VIII untuk mengenang sejarah perjuangan bangsa Indonesia dan mengenang  setengah abad masa Kebangkitan Nasional. Museum ini bermaterikan benda-benda sejarah perjuangan, seperti : relief, patung, foto, dan benda-benda saksi sejarah lainnya seperti meja kursi, peralatan radio PC playen Gunungkidul dll. Jumlah koleksi sekitar 200 buah  berisikan tentang sejarah perjuangan bangsa Indonesia dari tahun 1908 – 1949. Museum yang terletak di daerah Brontokusuman ini mempunyai fasilitas pendukung bagi pengunjung museum antara lain : perpustakaan, auditorium, tempat parkir, dan toilet. Telepon yang bisa diakses adalah (0274) 387576 Jam buka museum Selasa s.d Kamis 08.30-14.00, Jum’at 08.30-11.30, Sabtu dan Minggu 08.30-13.00 WIB.

Museum Perjuangan
Museum Perjuangan

 5.  Museum Monumen (KOWANI)

 Museum ini terletak di Jalan Laksda Adisucipto 88 Yogyakarta dan diresmikan pada tanggal 20 Mei 1986 oleh Maria Ulfah. Bangunan museum menyatu dengan kompleks gedung Mandala Bhakti Wanita Tama. Secara keseluruhan koleksi yang dimiliki museum ini berjumlah 135 yang terdiri dari jenis lukisan tokoh wanita, pakaian dinas, diorama, mesin ketik, dan foto. Museum ini memiliki fasilitas pendukung : perpustakaan, gedung pertemuan, wisma, tempat parkir, toilet, sekolah TK dan SMK. Telepon yang bisa diakses adalah (0274) 587818, 513282, 548721, dan fax. 520360 Jam buka museum Selasa s.d Kamis 08.30-14.00, Jum’at 08.30-11.30, Sabtu dan Minggu 08.30-13.00 WIB.

Museum Monumen (KOWANI)
Museum Monumen (KOWANI)

 6.  Museum Benteng Vrederburg

 Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta berlokasi di Jalan A. Yani 6 Yogyakarta. Bangunan Benteng Vredeburg dibangun pada tahun 1760 oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I atas permintaan Belanda. Kemudian Benteng ini dibuka untuk umum pertama kali pada tahun 1987 yang menyajikan koleksi minirama menceritakan sejarah perjuangan di Yogyakarta yang didukung oleh koleksi realia maupun replika merupakan bukti fisik perjuangan yang ada di Yogyakarta. Museum yang terletak di depan Istana Kepresidenan Gedung Agung letaknya sangat strategis sudah sangat dikenal publik, karena banyak memiliki fasilitas umum yang dapat dimanfaatkan oleh pengunjung dan masyarakat luas, seperti ; perpustakaan, penginapan, ruang pertemuan, seminar, ruang pameran (indoor dan outdoor), tempat parkir, musholla, dan toilet. Telepon yang dapat diakses adalah (0274) 586934, 510996 dan fax (0274) 586934 dapat juga membuka situs web http://www.benteng vredeburg.com jam buka museum : Selasa s.d Kamis 08.00-14.00, Jum’at 08.00-11.30, Sabtu dan Minggu 08.00-13.00 WIB.

Museum Benteng Vrederburg
Museum Benteng Vrederburg

 7.  Museum Gumuk Pasir

Museum ini berdiri secara resmi pada tanggal 1 September 2000 dan diresmikan oleh Ir. Sarwono Kusumaatmaja. Museum yang berada di tengah-tengah gumuk pasir ini sesuai dengan namanya, banyak mengoleksi jenis batu-batuan, mineral, herbarium, pantai Parangtritis (Laquer Feel), foto, maket, dan lain-lain. Fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh pengunjung antara lain : Mushola, tempat parkir, toilet, dan tempat rekreasi berupa gumuk dan pantai. Telepon yang dapat diakses adalah (0274) 902332, 902336, dan HP. 081511830046 Jam buka museum Senin s.d Sabtu pukul 08.00-16.00 WIB.

Museum Gumuk Pasir
Museum Gumuk Pasir

 8.  Museum Pangeran Diponegoro

Museum yang mempunyai nama lengkap Museum Monumen Pangeran Diponegoro Sasana Wiratama ini terletak di Jl. HOS Cokroaminoto TR. III/430 Tegalrejo. Sebagian besar koleksi yang ada di museum ini berupa peralatan perang di masa pra kemerdekaan, seperti : keris, tombak, pedang, cincin, subang, timah, bedhil, tameng, bandhil, perlengkapan kuda, dan panah. Koleksi unggulan dari museum ini adalah tembok jebol yang diyakini sebagai jalan meloloskan diri Pangeran Diponegoro dari kepungan Belanda. Fasilitas yang dapat dipakai oleh pengunjung dan masyarakat umum seperti : penginapan, pendopo, tempat parkir, gamelan laras slendro pelog, serta toilet. Telepon yang bisa diakses adalah (0274) 622668 jam buka museum Senin s.d Minggu.

Museum Pangeran Diponegoro
Museum Pangeran Diponegoro

 9.  Museum Pahlawan Pancasila

 Museum yang terletak di kompleks Batalyon 403 Kentungan Sleman ini, diresmikan pada tanggal 1 Oktober 1991 oleh KGPAA Paku Alam VIII selaku Gubernur DIY.  Bangunan Monumen Pahlawan Pancasila bercorak arsitektur rumah tradisional Jawa (Joglo) di dalam bangunan itulah terdapat lubang tempat dikuburnya dua jenasah pahlawan revolusi Brigjen Katamso dan Kolonel Sugiyono. Koleksi museum Monumen Pahlawan Pancasila berupa benda-benda realia dan peralatan-peralatan yang berkenaan dengan peristiwa penculikan kedua pahlawan revolusi yaitu Brigadir Jenderal Anumerta Katamso dan Kolonel Anumerta Sugiyono. Telepon yang dapat diakses adalah (0274) 562319 Jam buka museum Senin s.d Sabtu 08.30-14.00 WIB.

Museum Pahlawan Pancasila
Museum Pahlawan Pancasila

 10.  Museum Panglima Besar Jendral Sudirman

Museum yang terletak di Jalan Bintaran Wetan 3 Yogyakarta ini diresmikan bertepatan dengan peresmian Museum Pusat TNI Angkatan Darat “ Dharma Wiratama” tanggal 30 Agustus 1982. Koleksi museum berjumlah 599 koleksi yang terdiri dari : senjata, keris, perabot, kendaraan, pakaian, tandu,dan lain-lain. Yang dipamerkan dalam 14 ruang pameran tetap. Fasilitas lain yang mendukung museum diantaranya : mushola, parkir kendaraan umum, auditorium,dan toilet. Telepon yang dapat diakses adalah (0275) 376663. Jam buka museum Senin s.d Jum’at 08.00-14.00 WIB Sabtu dan Minggu melayani rombongan dengan pemberitahun lebih dulu.

Museum Panglima Besar Jendral Sudirman
Museum Panglima Besar Jendral Sudirman

Sumber : barahmus-museumsassociation.org

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: